Minggu, 31 Januari 2010
Diskusi " Meminimalisir Kekerasan dalam Rumah Tangga "
Kreasi Tas Dari Bungkus Mie Instan
Pkl. 15.00 tepat acara di mulai dengan mengenalkan materi yang akan dibuat. suasan menjadi riuh ketika bu rini salah satu narasumber menyebut " bungkus mie instan ". Hasilnya seperti apa nantinya mba? tanya salah satu peserta . Setelah diperlihatkan hasilnya , peserta memulai pelatihannproses pembuatan dimulai dengan memotong bungkus mie instan menjadi 2 bagian, dilipat menyerupai lipatan pada tikar pandan dan dirangkai.
Senin, 18 Januari 2010
Kreasi Bahan Daur Ulang ( gelas Mineral & Sedotan )
Setelah hampir 3 minggu aktivitas rutin perpustakaan karyawan Sampoerna terhenti dikarenakan banyak jadwal libur di bulan desember 2009. Tahun 2010 aktivitas kembali berjalan, di minggu pertama ( 8 januari 2010 ), kegiatan ketrampilan diisi oleh teman - teman TBM nusantara dalam memanfaatkan sampah kering seperti gelas air mineral dan sedotan. para peserta yang sudah menunggu sejak pukul 14.30, meminta segera dimulai kegiatannya.
Bu irul sebagai salah satu narasumebr mulai memberikan arahan mengenai bahan yang akan dijadikan sebagai tudung saji dari gelas air mineral dan taplak dari sedotan bekas air mineral. Mendengar bahan yang digunakan para peserta terkesima " wah bisa dibuat tudung saji yang cantik kayak gini "
setelah dijelaskan cara membuatnya , para peserta mulai bergerak memotong gelas air mineral menjadi 2, lalu di satukan sama lain hingga menyatu membentuk lingkaran dan dihias dengan pita dan renda - renda.
selanjutnya materi masuk dalam pembuatan taplak dari sedotan bekas yang di rangkai dengan bantuan benang sulam ( benang songket ). ketika waktu menunjukkan pkl. 17.00, peserta yang belum menyelesaiakan rangakain taplaknya memint kepada narasumebr bahan meteri yang akan dilanjutkan dirumah.
" Buat Ngisi waktu dirumah mbak " kata para peserta.
Mengatasi stress
waluapun tidak ada pembicara yang memberikan materi, para peserta cukup antusias dalam mengikuti gerakan - gerkan yang bisa mengurasi stress. seperti gerakan meditasi ataupun gerakan yang memberikan efek relaksasi.
setelah pemutaran film, peserta memberikan komentarnya mengenai aktivitas di perpustakaan karyawan sampoera. dari komentar yang terkumpul, respon positif didapat dari para peserta, seperti, kegiatan seperti sangat bagsu,mohon terus dilakukan. dan sebagainya.
Berkreasi Dengan Hantaran Pengantin
Dengan materi yang dibawah sendiri oleh para peserta berupa handuk, kain jarik, mukena maupun baju. Sebelum dimulai , dibuat kesepakatan bentuk yang akan dibuat.Muncul berbagai usulan, mulai membuat kura- kura, masjid, maupun burung merak. Akhirnya dibuat kesepakatan akan dibuat menara masjid dari bahan mukena dan sajadah.
Sambil memegang bahan yang akan di kreasi , para ibu ini mendengarkan dengan serius arahan dari narasumber.
setelah berlangsung hampir 90 menit, akhirnya bahan yang dibawa oleh peserta terlihat bentuknya." wah .. punyaku sudah jadi kura - kura " kata bu suparlina .
setelah diberi hiasan yang sesuai agar benar - benar terlihat bentuknya, hasil kreasi hantaran pengantin ini dibawa pulang oleh para peserta.
Selasa, 10 November 2009
Diskusi " Kesehatan Reproduksi wanita "
Ibu - ibu buruh linting PT HM Sampoerna Tbk. siang ini masuk ke perpustakaan karyawan sampoerna sambil bertanya ke petugas " Mba jumat ini acaranya apa? "
Sesuai dengan agenda kegiatan perpustakaan sampoerna, setiap hari jumat diisi kegiatan diskusi dan pelatihan soft skill. Agenda minggu pertama dan ketiga setiap bulan adalah pelatihan soft skill,sedangkan untuk minggu ke dua dan ketiga diisi dengan diskusi
Pada Jumat ini diisi dengan diskusi yang bertema " Kesehatan Reproduksi Wanita "
Suasana yang semula riuh dengan para peminjam segera terdiam ketika waktu sudah menunjukkan pkl. 15.00.
Aktivitas peminjaman koleksi dihentikan dan acara diskusi dimulai.
Acara di mulai dengan sharing dengan peserta akan aktivitas setiap jumat ini.Narasumber yang sudah datang dari Yapita ( LSM Kesehatan Perempuan ) ini segera memulai pemandu diskusi. Mbak sarah mengawali diskusi dengan pemutaran film mengenai kesehatan reproduksi perempuan.
Dilanjutkan dengan pemaparan mendetail mengenai organ reproduski wanita, penyakit - penyakit pada organ reproduksi dan cara dalam menjaga kesehatan organ reproduksi.
Diskusi semakin ganyeng dan geer ketika sesi tanya jawab di mulai.
waktu sudah menunjukan Pkl. 17.00 tetapi para pekerja perempuan ini tetap mengajukan berbagai pertanyaan pada narasumber.
Akhirnya panitia menutup acar diskusi dengan memberikan janji jika masih ada hal mau ditanyakan,bisa dilakukan ke perpustakaan yang akan di sampaikan pada mbak sarah.
Tujuan dari diskusi ini adalah memberikan wawasan kepada para pengunjung dan penguna perpustakaan akan informasi kesehatan.
semoga informasi yang di berikan dapat bermanfaat bagi para Peserta Diskusi.
Agenda Jumat depan Perpustakaan karyawan sampoerna adalah " Kreasi Sulam PITa ". Sampai Ketemu di episode selanjutnya
Menuju Hidup Sukses Mulia Lewat Bedah Buku
Sukses? Sebuah kata yang diinginkan semua orang. Menjadi orang sukses membutuhkan perjuangan dan kerja keras. Namun cukupkah hanya menjadi orang sukses? Setelah sukses lalu apa?
Inilah yang akan dijawab dalam kegiatan bedah buku yang diselenggarakan di Perpustakaan Karyawan Sampoerna pada 28 Oktober 2009. Acara tersebut menghadirkan penulis buku 'Menyemai Impian, Meraih sukses Mulia', Jamil Azzaini bersama dua orang tim motivatornya. Tidak sekedar bedah buku, acara ini sarat dengan pemberian motivasi dan nilai falsafah hidup.
Tujuan utama bedah buku ini sebenarnya adalah untuk lebih memotivasi karyawan dalam membaca. Namun tujuan jangka panjangnya adalah memberikan wawasan berbeda tentang fungsi dan kegunaan buku, sehingga buku bisa menjadi inspirasi bagi mereka untuk mengembangkan kehidupan. Bertemu dan berinteraksi langsung dengan penulis buku tersebut membuat peserta merasa sanhat dekat dan tersentuh dengan setiap perkataan nara sumber yang menggugah rasa, motivasi dan harapan peserta.
Semula YPPI membatasi peserta 100 orang, namun peserta datang berduyun-duyun, 125 kursi yang disediakan habis. Sebagian peserta rela berdiri di deretan belakang. Mereka begitu terkesima dengan kalimat-kalimat bijak yang meluncur dari nara sumber. Tahapan-tahapan yang harus dilalui menuju hidup sukses disimak dengan seksama. Peserta yang hampir semuanya perempuan itu sebagian ada yang menitikkan air mata, terhanyut dengan cerita hikmah yang disampaikan.
Ketika mereka pulang, tak hentinya mereka bergumam, "pak jamil....Pak jamil.....akan aku buktikan, aku bisa menjadi kerang mutiara, aku tidak ingin hanya menjadi kerang rebus." Hidup sukses tidaklah cukup tanpa dibarengi dengan kemafaatan bagi orang lain, hidup mulia dengan bermanfaat bagi orang lain. (IR)